Berita

Sekarang ini tantangan ASN (Aparatur Sipil Negara) selaku anggota KOPRRI semakin kompleks. Untuk itulah seluruh Anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, melakukan inovasi. Sebab Inovasi adalah ruh birokrasi.

Saya ingin, kita semua menjadi birokrasi yang inovatif. Saat ini pemerintah terus melakukan reformasi birokrasi melalui inovasi pemerintah yang menerapkan E-Government. Pemerintahan yang berbasiskan elektronik saya yakini akan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, lebih murah dan mampu meminimalkan praktek korupsi, kata Sekretaris Kabupaten Buton, La Ode Zlifar Djafar pada saat Upacara HUT KORPRI yang Ke-48 Tahun 2019 tingkat Kabupaten Buton yang dipusatkan di alun-alun Takawa, Kompleks Kantor Bupati Buton,

Pimpinan tertinggi ASN Kabupaten Buton ini mengungkapkan reformasi birokrasi ini adalah upaya kita bersama untuk berhijrah menuju birokrasi yang lebih baik. Melalui Reformasi Birokrasi diharapkan akan terjadi perubahan cara pandang, sikap, dan bertindak dalam semagat melayani, bersikap netral, merekatkan persatuan, bertindak tertib dan mencipkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Inilah medan perjuangan KORPRI, Korps ini hendaknya menjadi garda depan dalam reformasi birokrasi.
KORPRI tidak boleh lengah di era revolusi industri 4.0. Pelayanan publik yang ada masih belum cukup, harus juga meliputi pelayanan yang baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan. Misalnya Pembuatan Kartu Keluarga, Pembuatan Akte Kelahiran, SIM, Passport, tidak perlu lagi tatap muka di kantor pelayanan publik. Cukup semua data dikirimkan secara online atau melalui smartphone dan hanya tinggal diambil ketika sudah selesai, menurut beliau.

Upacara peringatan HUT KORPRI tingkat Kabupaten Buton dirangkaikan dengan pemberian ucapan selamat kepada beberapa ASN Kabupaten Buton yang akan memasuki masa Purna Bhakti per Desember mendatang, di antaranya, Camat Lasalimu, La Simo, Kepala Badan Pendapatan Daerah, La Halimu.(kominfocrew)

Berita Terbaru